Motor Mungil Honda Grom Bersolek, Enak Dilihat Kaya Fitur

Honda Jepang resmi merilis tampilan baru Honda MSX125SF atau Grom 125. Motor yang masuk di segmen mini motor ini dibanderol 363.000 yen atau setara Rp 47,7 juta.

Pada versi terbarunya, Honda berfokus melakukan revisi pada tampilan dan penambahan fitur. Sementara untuk dapur pacunya masih mengemas mesin yang sama yakni mesin 124 cc, 1-silinder, berpendingin udara, dan berpengabut injeksi.Di atas kertas Honda Groom 125 menjanjikan 9,6 daya kuda (dk) pada 7.000 rpm dan torsi 11 Nm pada 5.250 rpm.

Beralih ke fitur, pesaing Kawasaki Z125 itu sudah dibekali dengan suspensi upside down di depan, suspensi belakang monoshock, panel instrumen digital, serta rem cakram depan belakang yang dipadukan dengan ban gambot berukuran 12 inci.Melansir MotorRival, Honda Grom versi Jepang ini tak mengadopsi sistem pengereman ABS (Anti-lock Brake System) seperti yang ada di Thailand.

Kemudian, Honda Grom model 2020 sudah dibekali sistem pencahayaan LED untuk bagian depan dan belakangnya, namun sayang untuk penanda sein masih mengandalkan lampu konvensional.

Meski belum mengusung kunci bermodel keyless, motor mini Honda ini menggunakan anak kunci ala mobil yang bisa dilipat. Peluang masuk Indonesia

Di Indonesia, motor berjenis ini masuk dalam kategori niche atau segmented. PT Astra Honda Motor (AHM) juga punya amunisi untuk segmen ini, contohnya Honda Monkey yang pada GIIAS 2019 lalu resmi dijual di Tanah Air.Lalu pertanyaannya apakah AHM bakal menambah jajaran produk motor mungilnya, apalagi melihat respons dari Honda Monkey yang cukup positif.General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbudin, mengatakan belum memiliki rencana memboyong Grom ke Indonesia.”Kami belum punya rencana memasarkan model tersebut. Kami fokus dulu dengan model-model yang sudah ada saat ini,” katanya kepada kumparan belum lama ini.

Namun segala kemungkinan bisa saja terjadi, apalagi pabrikan berlogo sayap mengepak ini sering kali membuat kejutan di beberapa acara peluncuran motor.”Untuk mengetahui minat konsumen tentu harus melakukan survei dulu,” ucapnya.

(Visited 13 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.