Inilah Pengertian Suspensi Mobil yang Perlu Anda Ketahui

2 min read

apa itu suspensi

Pengertian Suspensi Mobil – Pernahkah Anda mendengar istilah suspensi mobil? Bagi pengguna kendaraan roda empat ini pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ini kan

Namun apakah Anda sudah tahu apa itu suspensi mobil dan apa manfaatnya bagi mobil Anda?

Suspensi mobil merupakan sebuah perangkat yang memiliki fungsi untuk meredam getaran dan juga guncangan pada mobil

terutama pada saat mobil melewati jalanan rusak

Bagian ini erat kaitannya dengan kenyamanan dan keamanan pada mobil serta pengendalian atau handling pada saat berkendara.

Sistem suspensi terletak diantara body kendaraan dan roda-roda, dan dirancang untuk menyerap kejutan dari permukaan jalan sehingga menambah kenikmatan dan

stabilitas berkendaraan serta memperbaiki kemampuan cengkram roda terhadap jalan.

Pada umumnya suspensi dapat digolongkan menjadi suspensi tipe rigid (rigid axle suspension) dan tipe bebas (independent suspension).

Suspensi menghubungkan body kendaraan dengan roda-roda.

suspensi mobil

Fungsi utama dari suspensi mobil sendiri adalah untuk meredam impak atau benturan yang berasal dari permukaan jalan.

Baik dari gaya ke atas maupun ke bawah.

Misalnya pada saat melewati jalanan berbatu, jalanan berlubang dan melindas polisi tidur. Tak hanya itu saja, suspensi modern kini bahkan sudah mampu meredam getaran

agar tidak sampai dirasakan di kabin penumpang

Maka penumpang pun akan merasakan nyaman pada saat di dalam mobil.

Fungsi lain dari sistem suspensi adalah untuk menopang dan juga menyeimbangkan bodi mobil di saat kondisi melaju maupun pada saat kondisi diam.

Suspensi mobil ini diletakkan pada kendaraan mengikat rangka mobil atau berada di antara roda dan as roda.

Hal ini dimaksudkan untuk meredam getaran karena roda menjadi komponen mobil yang pertama merasakan getaran dari permukaan jalan.

Artikel Terkait :  Daftar Alamat Bengkel Resmi Honda Cirebon Yang Recomended

Pada saat ban menerima dorongan yang berasal dari permukaan jalan yang rusak

atau …

tidak rata maka getaran tersebut akan diteruskan ke sistem suspensi yang memiliki hubungan langsung dengan as roda.

Prinsip kerja suspensi, yakni dengan memberi sekat antara body dengan roda.

Dimana sekat tersebut memiliki daya elastisitas sehingga gerakan mendadak pada roda ini tidak akan mempengaruhi body kendaraan, dan sistem suspensi berperan sebagai sekat tersebut.

Komponen utama sistem suspensi adalah pegas….

Pegas merupakan komponen yang terbuat dari elastic yang kuat, daya elastisitas pada pegas ini dimanfaatkan untuk menyerap semua getaran pada permukaan jalan.

Ada 3 tipe pegas yaitu ;

Pegas Koil (Coil Spring), dibuat dari batang baja khusus dan berbentuk spiral

Pegas Daun (Leaf Spring), dibuat dari bilah baja yang bengkok dan lentur.

Pegas Batang Torsi (torsion bar spring), dibuat dari batang baja yang elastis terhadap puntiran.

Meski demikian pegas tidak berkerja sendiri dalam sistem suspensi tetapi ada beberapa komponen tambahan yang mendukung kinerja pegas antara lain:

suspensi mobil

1. Lengan suspensi

Lengan suspensi ini berfungsi untuk menghubungkan roda dengan chasis mobil. Lengan suspensi, dibuat dengan engsel.

Sehingga bisa bergerak secara vertikal. Gerakan ini akan memungkinkan roda bergerak keatas atau kebawah sesuai beban yang diterima.

2. Shock absorber

Sesuai namanya, shock absorber berperan sebagai penyerap kejut pada sistem suspensi.

Memang, pegas menjadi komponen utama sistem suspensi namun kelemahan pegas yakni memiliki daya balik yang sama ketika ditekan.

Sehingga meski getaran tidak ada, body mobil akan mengalami oskilasi (bergoyang).

Untuk mengantisipasinya, diletakanlah komponen shock absorber yang dapat mencegah pergerakan pegsa secara tiba-tiba.

Shock absorber ini akan memberi efek suspensi yang lebih keras namun sangat stabil karena mampu menyerap kejut.

Artikel Terkait :  5 Jenis BAN Mobil Terbaik

Di dalam shock absorber telescopic terdapat cairan khusus yang disebut minyak shock absorber.

Pada shock absorber tipe ini, gaya redamnya dihasilkan oleh adanya tahanan aliran minyak karena melalui orifice (lubang kecil) pada waktu piston bergerak.

Shock absorber dapat digolongkan menurut cara kerjanya, kontruksi, dan medium kerjanya.

Menurut Cara Kerjanya

Shock absorber kerja tunggal (single action), Efek meredam hanya terjadi pada waktu shock absorber berekspansi. Sebaliknya pada saat kompresi tidak terjadi efek meredam.

Shock absorber kerja ganda. (Multiple action), Baik saat ekspansi maupun kompresi absorber selalu bekerja meredam.

Pada umumnya kendaraan sekarang menggunakan tipe ini.

Menurut Konstruksi

Shock absorber tipe twin tube, di dalam shock absorber tipe ini terdapat pressure tube dan  outer tube yang membatasi working chamber (silinder dalam) dan reservoir chamber (silinder luar).

Shock absorber tipe mono-tube di dalam shock absorber hanya terdapat satu silinder (atau tanpa reservoir).

Menurut Media Kerjanya

Shock absorber tipe hidraulis, di dalamnya hanya terdapat minyak shock absorber sebagai medium kerja.

Shock absorber berisi gas adalah absorber hidraulis yang diisi dengan gas.

Gas yang biasanya digunakan adalah  nitrogen.

3. Stabilizer

Sesuai namanya, stabilizer berfungsi menstabilkan body kendaraan ketika terjadi efek suspensi.

Secara simple, ketika mobil belok maka mobil akan condong kearah luar karena terkena gaya sentrifugal. Dan akibatnya mobil dapat terguling.

Namun dengan adanya stabilizer, hal itu bisa diatasi.

Apakah hanya tiga? Tentu tidak, karena masih banyak komponen didalam sistem suspensi.

Namun komponen-komponen tersebut digolongkan dalam jenis suspensi yang berbeda

(Visited 21 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.