Begini Cara Beli Mesin Motor Luar Negeri Termudah

Ingin beli mesin motor tapi tidak di Indonesia? Tapi masih ragu itu illegal atau tidak? Jangan khawatir, sebab jika caranya benar tentu saja aman alias legal. Apalagi cara beli mesin motor luar negeri relatif mudah. Asalkan surat-suratnya lengkap, tidak menyalahi aturan ditetapkan. Bila masih ragu beli mesin motor dari luar negeri, informasi di bawah ini mungkin bisa sedikit membantu

1. Beli Mesin Motor Langsung Pada Produsen Terpercaya

Langkah pertama ketika ingin beli mesin motor dari luar negeri adalah pilih produsen terpercaya. Pasalnya jika mau mesin motornya dianggap legal, pembeli harus bisa membuktikannya dengan kepemilikan surat lengkap. Surat tersebut seperti kwitansi dari penjualan dan harus benar-benar dikeluarkan dari pembuat mesin.

Pada surat kwitansi harus tertera dengan jelas nama PT, jenis mesin, dan informasi lainnya. Hal semacam ini sepertinya tidak akan didapatkan jika membeli mesin motor pada individu atau orang tidak terpercaya. Jika mesin sudah didapatkan tinggal tunggu produsen mengirimkan barang beserta kelengkapan suratnya ke Indonesia.

2. Daftarkan Ke ATPM

Ketika mesin sudah di tangan jangan lupa untuk melakukan proses selanjutnya. Mesin harus didaftarkan ke ATPM, sebagai informasi saja ATPM adalah Agen Tunggal Pemegang Merek. Biasanya ATPM ini juga sering disebut sebagai APM, keduanya sama-sama berwenang dalam hal merek dagang.

Daftar ke ATPM atau APM ini sudah tentu ada tujuannya, kemudian setelah daftar pengguna akan mendapatkan surat kelengkapan juga. Namanya adalah registrasi pengeluaran faktur ulang. Surat ini nanti akan berguna sebagai bukti untuk mendaftar ke pihak kepolisian.

3. Mesin Motor Dirakit Ke Bengkel Resmi

Ketika sudah pergi ATPM dan dapat registrasi pengeluaran faktur ulang, silahkan menuju untuk proses selanjutnya. Mesin tadi bisa langsung dibawa ke bengkel resmi motor. Sekali lagi lebih baik merakit mesin ke bengkel resmi dan terpercaya. Dirakit sendiri malah pada akhirnya akan merepotkan pengguna sendiri.

Selain kelengkapan suratnya nanti tidak bisa dipertanggung jawabkan, merakit sendiri juga rawan terjadi kesalahan. Tidak semua orang awam pandai merakit mesin motor bukan? Jangan sampai sudah beli mesin motor mahal-mahal, malah gagal dirakit. Oleh sebab itu membawa ke bengkel resmi dan profesional adalah pilihan terbaik.

4. Bengkel Resmi Mengeluarkan Surat Keterangan

Ketika proses perakitan mesin ke body motor selesai, pihak bengkel resmi akan melanjutkan tugasnya. Pihak tersebut juga akan mengeluarkan surat resmi, surat tersebut memberitahukan tentang informasi khusus. Isinya adalah pernyataan jika mesin motor hasil rakitannya berasal dari bengkel resmi.

Dengan begitu, akan dianggap legal dan aman bahkan informasinya tidak hanya tentang itu saja. Masih ada keterangan tambahan lain, salah satunya adalah tentang pengetokan nomor rangka dan mesin baru. Jadi semua harus lengkap sesuai prosedur.

5. Daftarkan Motor Ke Kepolisian

Jika sudah semua, proses terakhir dari cara beli mesin motor luar negeri adalah pengguna tinggal pergi ke kepolisian. Mau bagaimanapun juga, motor harus kembali didaftarkan ke pihak tersebut. Pihak kepolisian nantinya akan mencatat dan mengidentifikasi motor tersebut.

Apakah termasuk motor lama mesin baru, atau malah sebaliknya. Nanti, surat keterangan dari kepolisian ini sumbernya dari izin dari ATPM tadi. Oleh sebab itu pembeli mesin dari luar negeri wajib untuk mendaftarkan barangnya dulu ke ATPM. Setidaknya jika ingin proses legalisasi motor ke kepolisian lebih mudah dan cepat.

Itu tadi langkah-langkah cara beli mesin motor luar negeri, prosesnya mungkin sedikit lebih panjang dan pastinya memakan waktu tidak sebentar. Namun semuanya harus dilalui jika ingin motor bisa dipertanggung jawabkan legalitasnya. Jadi motor tetap aman walaupun digunakan berkendara di jalan raya.

Baca Juga :  Cara Mengetahui Penyebab Tarikan Motor Matic Berat

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.