Walau Gril Baru BMW Dikritik, Bos Desain BMW Santai Menghadapinya | GAET.co.id

Walau Gril Baru BMW Dikritik, Bos Desain BMW Santai Menghadapinya

GAET Otomotif – Berita Otomotif Terkini . Design Grill Mobil BMW – Sebagai pecinta pecinta mobil, kita selalu update dengan perkembangan yang ada begitu pula dengan BMW akhir-akhhir ini termasuk sebagai daftar merek mobil dengan desain kendaraan paling kontroversial.

Produsen mobil asal Jerman tersebut baru-baru ini meluncurkan mobil baru dengan gril berbentuk ginjal raksasa yang “lucu”. Tentunya ini menarik perhatian, terutama bagi para Bimmers, bahkan sebelum mobil-mobil tersebut diluncurkan secara resmi di pasaran. Betul sekali, kita sedang membicarakan BMW 4 Series terbaru.

Tentunya bersama BMW 7 Series dan duo BMW X7 terbaru yang menggunakan gril tersebut. Jika Anda salah satu dari mereka yang ingin mengatakan sesuatu tentang hal ini, sebaiknya jangan buang-buang napas.

Sebab, BMW sebenarnya telah membaca berbagai kanal media sosial dan berbagai berita pers, sehingga mereka tahu bahwa Anda tidak menyukainya.

Lebih penting lagi, mereka memahami bahwa arah desain baru yang mereka buat ini tidak mungkin menyenangkan semua orang. Hal tersebut diungkapkan oleh Domagoj Dukec, kepala desain BMW, dalam sebuah wawancara dengan Top Gear baru-baru ini.

Dukec mengaku tidak terlalu terkejut dengan banyaknya reaksi negatif yang mereka dapatkan dengan desain mobil baru.

Ditegaskannya, adalah hal yang wajar jika setiap orang memiliki pendapat, terutama kepada BMW 4 Series yang paling sering dikritik. Menurut Dukec, sesuatu yang berbeda harus diciptakan dan dipertahankan jika Anda ingin menonjol dalam dunia bisnis.

“Bukan tujuan kami untuk menyenangkan semua orang di dunia,” ujar Dukec dalam wawancaranya dengan Top Gear, terkait kritik tersebut.

“Anda tidak dapat membuat desain yang menyenangkan semua orang. Tetapi Anda harus menyenangkan pelanggan Anda,” ia menambahkan. Terlepas dari berbagai kritikan tersebut, Dukec dan timnya yakin dengan tampilan BMW pada gril BMW 4 Series mereka.

Perlu dicatat, mereka pun sadar bahwa hanya 20 persen orang yang menyukainya. Tapi, orang-orang itu adalah jenis pelanggan yang tepat dan menjadi sasaran perusahaan. Selain soal kepercayaan, kami berpikir bahwa BMW seharusnya juga bekerja keras untuk meluruskan strategi media sosialnya.

Perusahaan asal Jerman tersebut menuai kritik di Twitter dua kali pada tahun 2020 dalam konteks kesesuaian, meskipun mereka sudah minta maaf.

Tentu saja, bukan itu yang diinginkan perusahaan dan jelas bukan itu yang mereka maksud ketika mereka mengatakan bahwa tidak mungkin menyenangkan semua orang.

Berita Terkait
Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.