Motor Ngerem Mendadak, Gunakan Rem Depan atau Belakang? | GAET.co.id

Motor Ngerem Mendadak, Gunakan Rem Depan atau Belakang?

GAET Otomotif – Seluruh pengendara sepeda motor wajib siap sedia dalam bermacam keadaan, salah satunya dikala wajib melaksanakan pengereman tiba- tiba.

Nah dalam suasana tersebut, rem mana yang hendaknya secara refleks diaktifkan oleh pengendara? Depan ataupun belakang aja ?

Menanggapi ini, instruktur keselamatan berkendara Astra Honda Motor( AHM) Hendrik Ferianto menuturkan, hendaknya pakai keduanya.

Tetapi dengan komposisi yang berbeda serta bergantung permukaan jalannya.” Bicara gampangnya itu 70 persen rem depan lebih banyak serta balik 30 persen.

Itu pula amati kondisinya, bila berpasir dibalik, rem depan enggak boleh banyak,” ucap Hendrik dikala dihubungi kumparan, Kamis( 12/ 3).

Perkataan Hendrik terdapat benarnya. Karena apabila cuma rem depan yang digunakan, hingga kemampuan ban depan kehabisan traksi hendak lebih besar, sebab terdapat perpindahan massa ke depan, yang setelah itu bisa menimbulkan gelosor, ataupun dapat pula memunculkan stoppie– ban balik terangkat.

Sedangkan pada saat rem balik saja yang bekerja, kemampuan ngepot( ban balik selip) pula lebih besar, jadinya perlu jarak pengereman jauh.

Manakala terdapat kendaraan di depannya, hingga benturan dapat saja tidak terelakan.” Hingga pahami pula konsep dasar metode pengereman, ialah tutup putaran gas, yakinkan sumber tenaga dorong telah terputus,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut Hendrik menarangkan, dalam suasana genting tersebut yang butuh dicermati merupakan refleks menyikapinya. Salah- salah malah menimbulkan celaka sebab kagok.

Baginya, apabila pengendara terbiasa memakai rem depan kala deselerasi, hingga kala pengereman tiba- tiba hendak langsung mengaktifkannya.

Juga sama ceritanya dikala senantiasa mengandalkan rem balik.” Sehingga metode antisipasinya dengan melatih refleks pengereman yang benar dengan beragam keadaan jalur, simak pelatihan safety riding, sehingga pengereman jadi lebih baik,” katanya.

Berita Terkait
Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.