Berikut Merupakan Cara Honda Membuat All-new PCX 160 Tampil Sempurna

GAET OTOMOTIF | Berita Otomotif Terlengkap – Seperti diketahui bahwa Honda PCX memang cukup populer di kelas skutik, namun terkenal juga dengan penyakit utamanya yakni gredek (bergetar) saat kendaraan berada di putaran bawah. Keluhan tersebut ramai diperbincangkan netizen belakangan ini. Dengan munculnya all-new PCX 160, banyak pihak yang masih mempertanyakan masalah tersebut.

All-new PCX 160 diperkenalkan PT Astra Honda Motor (AHM) dengan mengusung berbagai inovasi baru pada bagian mesin. Tidak hanya itu, PCX baru juga mendapat sentuhan pada bodi dan fitur-fitur yang memanjakan konsumen seperti telah disebutkan sebelumnya. Beberapa waktu lalu Mobil123.com mendapat kesempatan untuk merasakan langsung, pengalaman berkendara dengan skutik bergaya elegan pesaing Yamaha Nmax.

Mesin

Sejak pertama kali diperkenalkan sebagai unit rakitan lokal, Honda PCX dikenal memiliki penyakit bawaan yakni gredek atau getaran. Jantung mekanis skutik gambot ini akan mengalami gejala tersebut saat berakselerasi di putaran bawah. Hal ini dialami banyak penggunanya sehingga ramai di diperbincangkan.

Kini All-new PCX 160 hadir menggunakan mesin baru dengan kapasitas 156.9 cc (pembulatan ke atas menjadi 160). Sumber daya kendaraan ini tidak hanya mengalami pembesaran kapasitas semata, namun disematkan beberapa inovasi pendukungnya.

Mesin ini memiliki bore (diameter piston) lebih besar daripada stroke (langkah). Diameter sebelumnya yaitu 57.3 mm menjadi 60.0 mm. Sementara langkahnya justru menyusut menjadi 55.5 mm dari 57.9 mm. Selain itu, kompresi motor dinaikkan dari 10.2 : 1 menjadi 12 : 1. Ubahan ini dikenal dengan over bore yang tentunya mengedepankan tarikan bawah daripada nafas yang panjang.

Hal ini terbukti dengan hentakan motor kini lebih terasa di putaran bawah menjadi lebih galak. Namun kendaraan lebih lama untuk bisa mencapai putaran atas, terlebih jika membawa beban lebih berat. Upaya AHM menghilangkan gejala gredek pada PCX dilakukan dengan penyempurnaan sektor transmisi. Transmisi yang mengandalkan sabuk (belt) sebagai penggerak, kini disempurnakan lagi sehingga diharapkan gejala gredek hilang.

Baca Juga :  7 Tips Cara Perawatan Mesin Injeksi Motor Honda

“Menurut hasil riset kami, adanya gejala gredek karena kotoran yang masuk dari area luar. Sehingga kami mengurangi area lubangnya, untuk meningkatkan ketahanan terhadap debu. Ini sudah paling optimal berdasarkan hasil developmet tim Honda,” ucap Ade Muhajir, Instruktur Technical Service PT AHM.

Mesin motor ini juga telah dilengkapi dengan teknologi 4-valve dan eSP+. Inovasi yang terakhir disebut merupakan upaya Honda untuk meningkatkan tenaga dan mengurangi gesekan. Adapun inovasinya meliputi high rigidity crankshaft with roller bearing, piston oil jet, optimizing airflow, dan hydraulic tensioner lifter stoper.

Sejumlah teknologi terkini yang diterapkan pada all-new PCX 160, diyakini mampu memberikan kenyamanan pada para penggunanya. Hal ini sesuai dengan konsep PCX yakni skutik modern yang nyaman layaknya sebuah saloon.

Fitur

Selain mesin, all-new PCX juga dilengkapi dengan fitur-fitur terkini. Paling penting dan merupakan fitur turunan dari produk lain yang lebih besar kapasitasnya, adalah HSTC (Honda Selectable Torque Control). Fitur ini mampu mencegah slip pada ban belakang di jalanan licin dengan cara mengurangi torsi.

Fitur lainnya pada skutik gambot ini adalah panel meter digital sepenuhnya, USB soket dengan daya 5V 2.1 A, desain rumah roda baru dengan ban lebih lebar, smart key system, bagasi 30 liter, dan lampu-lampu yang seluruhnya telah menggunakan teknologi LED.

Baca Juga :  Honda CBR600RR Sudah Meluncur di Indonesia, Berikut Ulasannya!

Impresi

Pada  percobaan singkat untuk pertama kalinya all-new PCX 160 cukup mendapat pengalaman mengesankan. Dalam kondisi trek basah, sejatinya Mobil123.com tidak bisa memaksimalkan seluruh kemampuan mesin. Selain itu, waktu yang tersedia juga cukup sempit sehingga fiturnya tidak bisa dimaksimalkan seluruh kegunaannya.

Bicara mesin sebagian telah disebutkan di atas, bahwa secara akselerasi putaran bawah motor ini sangat responsif untuk unit motor matik bertransmisi CVT racikan pabrikan. Namun dengan bobot pengendara yang lebih berat, akan terasa sangat sulit untuk mendapatkan kecepatan tinggi. Toh, pada akhirnya di jalanan perkotaan yang padat, kesempatan untuk full speed akan sangat terbatas dan berbahaya.

Tidak ada gejala gredek pada unit yang kami coba. Mungkin karena memang masih baru dan butuh waktu untuk membuktikannya.

Untuk manuver, all-new PCX 160 terasa kurang nyaman saat Mobil123 mencoba mencari feeling berkendara. Dimensi panjang x lebar x tinggi (1.936 x 742 x 1.108 mm) lebih besar daripada pesaingnya yakni Yamaha Nmax terbaru (1935 x 740 x 1160 mm). Padahal jarak sumbu roda Nmax lebih panjang yakni 1.340 mm dibandingkan PCX 1.313 mm.

Jarak terendah ke tanah all-new PCX 160 mencapai 135 mm dan tinggi tempat duduk 764 mm. sedangkan Nmax hanya 124 mm dan tinggi tempat duduk 765 mm. Terlebih lagi Honda kini menyematkan lingkar roda belang, depan 14 inci dan belakang 13 inci. Ditambah lagi dengan batas jok yang terlalu tinggi sehingga pengendara tidak leluasa menentukan posisi berkendara. Perpaduan tersebut saya merasa motor kurang lincah saat bermanuver.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.