Pabrikan Otomotif Menolak Modifikasi Mobil. Ini Alasannya ! | GAET.co.id

Pabrikan Otomotif Menolak Modifikasi Mobil. Ini Alasannya !

JAKARTA, GAET.co.id– Dewasa ini masih banyak pemilik mobil yang melakukan modifikasi pada kendaraannya guna menambah kenyamanan, performa, serta menegaskan identitasnya.

Apalagi, pilihan mobil yang menarik untuk dimodifikasi dan bagian komponen tertentu atau pendukungnya yang berkualitas semakin banyak di pasar.

Tetapi tak banyak pemilik yang sadar bahwa sebenarnya prilaku ini tidak direkomendasikan oleh pabrikan otomotif. Sebab, modifikasi bisa saja menggugurkan garansi.

kontes modifikasi mobil. keren banget
kontes modifikasi mobil. keren banget. foto youtube

Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan, terdapat beberapa alasan pabrikan menyarankan untuk tak melakukan modifikasi maupun penambahan aksesori di mobil.

“Pertama tentu dikhawatirkan pada sektor kelistrikannya. Kita tidak tahu apakah penambahan aksesori itu melakukan penyuntikan kabel, menambah kabel, dan lainnya,” ujar dia kepada Kompas.com belum lama ini.

tiap memproduksi kendaraan bermotor untuk pasar dalam negeir, pabrikan sudah punya standar masing-masing, termasuk kabel yang digunakan itu bisa menampung beban seberapa besar.

Kalau ada kabel yang kelebihan beban, lalu menjadi panas dan meleleh, dampaknya bisa ke mana-mana, mulai dari korsleting hingga kebakaran.

“Hal yang kita hindari itu kalau terjadi kerusakan atau kebakaran yang diakibatkan modifikasi yang dilakukan pihak lain, lalu klaimnya ke pihak pabrikan,” kata Didi. Menurut Didi, saat terjadi kebakaran pada mobil, biasanya yang dipertanyakan adalah kualitas produksi dari pihak pabrikannya.

tapi, tentunya pihak produsen juga akan melakukan investigasi terlebih dahulu. Kemudian, kendaraan yang dimodifikasi juga berpotensi untuk tidak bisa memberikan manfaat secara optimal kepada pengemudi maupun penumpang.

Sebagai contoh ialah rem. Bila modifikasi kaki-kaki berlebihan, maka kinerja rem semakin susut (jarak pengereman lebih panjang dari seharusnya) sehingga menimbulkan potensi kecelakaan.

Menurutmu gimana sob ?

 

Berita Terkait
Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.