Trik Pemilik Mobil Bekas Banjir Agar Harga Jualnya Tinggi

Sejumlah pedagang mobil bekas mengakui belum menerima pasokan unit yang terdampak banjir. Padahal sudah memasuki dua pekan pasca banjir yang melanda Jabodetabek dan sekitarnya.Umumnya pedagang enggan menerima mobil bekas terdampak banjir. Mereka pun hanya menerima unit yang bekas terendam banjir tidak terlalu parah, maksimal hanya karpet dasarnya saja yang terendam.  

Trik Pemilik Mobil Bekas Banjir Agar Harga Jualnya Tinggi

Selebihnya apabila ada mobil yang terdampak hingga air merendam jok dan dashboard, akan susah diterima karena harus mengeluarkan sejumlah uang lagi untuk membenarkannya.
“Kalau keadaannya bekas banjir penurunannya mulai 30 persen lah. Ya misal dia (pemilik mobil) buka 100 juta, langsung kita tawar 70 juta gampangnya,” buka Andy, penggawa Jordy Mobil di kawasan Mega Glodok Kemayoran (MGK) saat ditemui kumparan belum lama ini.
Depresiasi itu, kata Andy, karena kualitas mobil yang berkurang. Utamanya timbul karat di sejumlah area seperti besi rangka jok maupun baut penghubung engsel pintu.

Terkait belum adanya stok mobil bekas banjir, Andy menerangkan itu jadi trik yang dilakukan pemilik mobil. Katanya, pasca direstorasi mobil tidak langsung dijual.
“Karena mereka tahu langsung jatuh harganya, makanya mereka pakai dulu beberapa bulan baru jual (tanpa menginformasikan bekas banjir),” tambahnya.

Ini dilakukan agar kerusakan akibat banjir bisa sedikit tersamarkan. Khususnya untuk menghilangkan bau apek busa jok, sehingga saat dijual lagi mobil punya harga kompetitif, ya setara mobil bekas lainnya.
Belum lagi selama pemakaian, pemilik juga akan rutin mencuci mobil, yang akhirnya makin mengikis endapan yang muncul akibat terendam banjir.
“Biar enggak bau biasanya tuh disemprotin pewangi dulu atau enggak diasapi interiornya, tapi ya tetap saja kalau bekas banjir pasti ketahuan baunya susah hilang, pemain mobil biasanya cepat tahu, wah ini bekas banjir,” timpal Andy.

Dihubungi terpisah, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih menuturkan, sebaiknya para pemilik mobil langsung memberitahukan kondisi mobil sejujurnya.
“Karena nanti pas sudah dibeli, terus ketahuan mobil bekas banjir, kitanya yang repot, pertaruhannya itu kualitas nama kita yang jual,”  

Credit : Kumparan.com

(Visited 18 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.