5 Tips Ampuh Membeli Motor Second Murah

Motor Second Murah — Dewasa ini, motor sudah menjadi komoditas penting untuk kalangan menengah ke bawah. Banyak sekali merk sepeda motor menjamur di masyarakat mulai dari harga termurah sampai harga termahal. Namun, jika tidak memiliki uang cukup untuk membelinya, mau tidak mau harus membeli sepeda motor bekas. Tak perlu takut tertipu, berikut adalah tips ampuh membeli motor second murah.

Yang Perlu diketahui Beli Motor Second Murah

Pilih Tipe Motornya

Sebelum membeli, sebaiknya melakukan survey terlebih dahulu tipe motornya. Apakah ingin membeli motor matic, motor bebek, motor vespa, motor sport ataupun lainnya. Dengan begitu, pembeli tidak terlalu lama dalam memilih ketika sudah sampai pada tempat penjualan motor bekas.

Biasanya tipe ini disesuaikan dengan selera pembeli ataupun disesuaikan dengan anggaran. Info mengenai motor bekas bisa didapatkan melalui media sosial, teman, ataupun keluarga. Jadi, pembeli tidak akan merasa kesusahan untuk menentukan tipenya. Setelah memilih tipe, jangan lupa pula memilih merk motornya.

Cari Tahu Harga Pasaran Motor

Untuk mendapatkan motor second murah, harus disertai dengan usaha mencari tahu harga pasaran dari motor tersebut. Informasi mengenai harga dari motor baru dapat dilihat melalui brosur, informasi di media sosial, dan lain sebagainya. Pastikan mendapatkan harga motor tersebut dari sumber terpercaya agar tidak terkena penipuan.

motor second matic murah

Umumnya motor bekas dihargai mahal jika baru dipakai sebentar, kondisi mesinnya masih bagus, dan tidak ada lecet di bagian body. Begitu pun sebaliknya jika kondisi mesin sudah lumayan bermasalah dan bagian fisik ada lecetnya, maka harga akan lebih murah. Pemilihan motor ini tentu saja disesuaikan dengan kriteria dan sesuai budget.

Pilih Dealer Terpercaya

Baca Juga :  Tambahkan Teknologi, Honda Ajukan Paten Motor yang Dibubuhi Drone

Dalam membeli motor bekas, memilih dealer terpercaya merupakan sebuah keharusan. Pasalnya, pembeli akan menyesal jika nantinya ada permasalahan ketika motor sudah dibawa pulang. Jika dealernya terpercaya, pasti nanti akan diberikan jaminan atau pertanggungjawaban jika memang ada masalah pada motornya.

Carilah dealer terpercaya dengan bukti banyak pelanggannya dan memiliki kredibilitas tinggi. Untuk mencari dealer tersebut, tentu tidaklah sulit karena banyak orang mengenalnya. Carilah informasi dari teman atau kerabat terdekat untuk mendapatkannya.

Periksa Kelengkapan Surat

Kelengkapan surat kendaraan menjadi perhatian utama ketika akan membeli motor second murah. Pasalnya dari kelengkapan surat seperti STNK dan BPKB, dapat diketahui dengan jelas siapa orang pertama pemilik motor tersebut sehingga dapat dipastikan jika motor tersebut legal atau bukan barang curian.

Tidak dapat dipungkiri Sobat GAET OTOMOTIF – bahwa sekarang banyak sekali kasus pencurian sepeda motor sehingga untuk lebih hati-hati sebaiknya periksalah kelengkapan surat berkendaranya. Jika penjual tidak dapat memberikan surat-surat secara lengkap, lebih baik pindah ke penjual lain karena jika tidak akan membuat pembeli menjadi rugi.

Bandingkan Harganya

Baca Juga :  Fans Suzuki, Siap Siap Suzuki Bakal Luncurkan Motor Baru

Setiap penjual pastinya memiliki harga tersendiri untuk setiap motornya. Sebagai pembeli harus jeli dalam memilih motor bekas dan membandingkannya dengan dealer lain jika ingin mendapatkan kualitas terbaik dengan harga murah.

Jangan merasa sungkan untuk mencari tahu daftar harga dari setiap motor bekas karena ini merupakan modal utama untuk mendapatkan motor bekas harga murah. Mulailah mencari tahu melalui platform penjualan motor bekas, kenalan penjual motor, informasi dari dealer ternama, dan lain lain.

Tidak ada kata sia-sia selagi mau berusaha untuk mendapatkan motor second matic murah. Beberapa tips di atas dapat dijadikan sebagai referensi agar tidak menyesal di kemudian hari. Tetaplah jeli dan jangan mudah tertipu dengan iming-iming motor murah dengan kualitas terbaik. Cerdaslah menjadi seorang pembeli.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.